Duapekan kemudian, pada 16 September 2017 keduanya melangsungkan akad di Masjid Ramlie Musofa, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Pernikahan Alma dan Taqy mendapatkan pujian dari warganet. Banyak yang mengagumi keberanian pasangan ini untuk menikah muda, dan mendoakan lewat akun Instagram mereka. Taqy Melanjutkan Study di Mesir
Secaraumum masjid ini mengadop bentuk masjid Taj Mahal di India. Masjid Ramlie Musofa terletak di atas areal seluas 2.000 m2 merupakan bangunan 4 lantai dengan ketinggian sekitar 35 meter berdiri megah di antara rumah-rumah mewah di sekitarnya. Bangunan berbentuk segi delapan, pishtaq, balkon di keempat sisinya, dekorasi dinding
Pemandanganmasjid Ramlie Musofa yang kosong selama bulan suci Ramadan di Jakarta (4/5/2020). Masjid ini terinspirasi dari kisah berdirinya monumen Taj Mahal yang menceritakan tentang pembangunannya menjadi ajang perwujudan cinta antara seorang raja terhadap istrinya.
Sabanselasa : jam 16.30 - selesai masjid bursa efek jakarta bersama ust abdul hakim Ba'da Dhuhur masjid An Nur Menara sudirman jl jend Sudirman kav 60 jak sel hari selasa pekan : ke 1 ,2 ,4 & 5 syarh ushul tsalasah ust amri azhari lc pekan ke 3 syarh Ryadush Sholihin ust Muhtarom Masjid Sakinah Belakang Arkadia gedung Nestle Simatupang Saban hari ba'da Dhuhur Senin
Bagaimanatidak, karena bekerja shift itulah saya pribadi dapat sholat juma'at di Masjid Ramlie Musofa, Sunter-Jakarta Utara. Masjid yang biasanya hanya dapat dilihat selintas lalu kala pulang maupun berangkat kerja, namun pada Jumatan minggu ini dapat duduk bareng Jama'at mengikuti sidang Juma'at di minggu kedua bulan Ramadhan 1440 H ini.
. 403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID vYbaMm1BuuOBzAR2gicAa-41hqBY90Q3SPb2swHAsi6nwkfw2gHtgA==
Masjid Ramlie Musofa. Foto AFP/Adek BerryMasjid Ramlie Musofa merupakan masjid megah yang terletak di Jalan Danau Sunter Raya Selatan Blok I/10, Sunter Agung, Tanjung Priok. Jakarta Utara. Masjid yang diresmikan pada 2016 ini dibangun oleh keluarga Ramli Rasidin, seorang mualaf keturunan Tionghoa asal laman resmi Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Utara, Masjid Ramlie Musofa dibangun dengan harapan dapat menjaga keutuhan umat Muslim. Berbagai fasilitas memadai disediakan agar umat Muslim betah saat sedang berkunjung sehingga tali silaturahmi yang terjalin semakin Ramlie Musofa dibangun dengan kapasitas mencapai jamaah. Maka tak heran jika selain digunakan sebagai sarana umat Muslim untuk beribadah, masjid ini sering dipakai sebagai tempat melangsungkan akad yang ingin berkunjung, Masjid Ramlie Musofa dibuka setiap hari mulai pukul hingga WIB. Menariknya, masjid ini dijuluki sebagai Taj Mahal-nya Indonesia. Mengapa demikian? Simak beberapa keistimewaannya berikut Masjid Ramlie MusofaMasjid Ramlie Musofa. Foto AFP/Adek BerryDijuluki Taj Mahal IndonesiaAda alasan mengapa Masjid Ramlie Musofa dijuluki sebagai Taj Mahal-nya Indonesia. Dari segi arsitektur, desain masjid empat lantai ini memang terinspirasi dari ikon wisata India tersebut. Dindingnya bernuansa putih, berhias ornamen-ornamen indah yang menambah kesan megah pada bangunan laman Safarway, keindahan desain dan ragam ornamen menggabungkan keindahan tiga budaya berbeda, yaitu Arab, Cina, dan Indonesia. Mimbarnya terbuat dari marmer impor asli Turki dan Arab yang mirip dengan India tercermin dari desainnya yang menyerupai Taj Mahal. Bangunannya pun didominasi warna putih sehingga menggambarkan kebersihan dan Surat di DindingnyaSalah satu keunikan yang membedakan Masjid Ramlie Musofa dengan masjid lain di Jakarta adalah ukiran-ukiran yang menghiasi sebagian dinding serta jendelanya. Ukiran tersebut merupakan potongan Surat Al-Qariah serta terjemahannya dalam bahasa Indonesia dan Ramlie Musofa. Foto AFP/Adek BerryDi sisi kanan dan kiri tangga utama, terdapat pula ukiran Surat Al-Fatihah dalam tiga bahasa, yaitu Arab serta terjemahan bahasa Indonesia dan bahasa guratan kedua ayat suci Al-Quran tersebut diharapkan mampu menjadi pengingat bagi umat Muslim yang berkunjung untuk senantiasa berbuat baik dan memohon doa kepada Allah Masjid Ramlie MusofaMasih mengutip laman resmi Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Utara, Masjid Ramlie Musofa memiliki empat lantai. Tiap lantainya dihubungi oleh tangga dan juga lift untuk memudahkan mobilitas para itu, tersedia pula toilet bagi penyandang disabilitas, baik laki-laki maupun perempuan. Fasilitas tempat wudhunya berada tak jauh dari pintu masuk masjid dan dilengkapi dengan niat, doa wudhu, serta tata cara berwudhu. Dengan begitu, pengunjung pun lebih mudah melaksanakan ibadahnya di Masjid Ramlie Ramlie Musofa punya siapa?Kapan Masjid Ramlie Musofa diresmikan?Mengapa Masjir Ramlie Musofa dijuluki Taj Mahal-nya Indonesia?
Belum lama ini sedang ramai pembicaraan tentang Masjid yang menjadi venue prewedding pasangan selebritis Roger Danuarta dan Cut Meyriska. Masjid ini memiliki beberapa hal yang tak dimiliki oleh tempat ibadah lainnya. Baik sejarah pembangunannya maupun interiornya. Untuk menjawab rasa penasaran kalian, simak ulasan di bawah ini. Dibangun Sebagai Ungkapan Cinta Kepada Allah, Islam dan Keluarga Bagian depan masjid c Lutfi Dananjaya/TravelingyukDi balik keindahan masjid, terdapat sebuah cerita yang cukup mengharukan. Masjid Ramlie Musofa diketahui dibangun oleh seorang mualaf bernama Haji Ramli Rasidin. Beliau mendirikan masjid ini sebagai ungkapan cinta darinya kepada Allah SWT, kepada Islam dan kepada keluarga tercinta. Arsitektur Indah dari Kombinasi Tiga Budaya Salah satu sisi masjid c Lutfi Dananjaya/Travelingyuk Taj Mahal menjadi referensi dari konsep desain Masjid Ramlie Musofa. Dengan bangunan berbentuk segi delapan, pishtaq dan terdapat balkon di keempat sisinya. Tak lupa juga dinding berpola Islamic Geometric yang mengingatkan kita pada bangunan Taj Mahal. Menariknya lagi, arsitektur masjid yang bernama Julius Danu menggabungkan tiga budaya untuk desain tempat ibadah ini. Adalah Melayu, Arab dan Tionghoa. Bagian pintu masjid c Lutfi Dananjaya/Travelingyuk Ada Makna di Balik Nama Ramlie Musofa Bagian depan masjid c Lutfi Dananjaya/Travelingyuk Nama Ramlie Musofa berasal dari akronim inisial nama keluarga H. Ramli Rasidin. Ram akronim dari nama Ramli Rasidin, Lie berasal dari akronim nama sang istri yaitu Lie Njok Kim, Mu berasal dari nama anak pertama Ramli yakni Muhammad, So dari kata Sofian anak keduanya dan Fa dari Fabian yang merupakan nama anak ketiga. Al Fatihah dalam Bahasa Indonesia dan mandarin c Lutfi Dananjaya/TravelingyukDi sini, nama Masjid Ramlie Musofa ditulis dalam dua jenis aksara, yaitu aksara Latin dan Mandarin. Aksara Mandarin ini sesuai dengan latar belakang identitas pendirinya yang memiliki darah keturunan Tionghoa. Selain itu, kalian juga akan menemukan keunikan lain. Surah Al Fatihah ditulis secara jelas di dinding keramik. Bukan dengan tulisan Arab, tapi menggunakan Bahasa Indonesia dan Mandarin. Tujuan Mulia dari Pembangunan Masjid Bagian dalam masjid c Lutfi Dananjaya/Travelingyuk Pendirian masjid ternyata tidak hanya sebagai tempat ibadah. Tapi juga sebagai tempat membimbing para mualaf untuk belajar Islam lebih dalam lagi. Selain itu ditujukan juga sebagai destinasi religi di kawasan Jakarta Utara. Jadi, pengunjung beragama lain pun bisa masuk ke masjid ini. Bisa Digunakan untuk Lokasi Prewedding Prewedding di Masjid Ramlie Musofa c Lutfi Dananjaya/Travelingyuk Selain beberapa fungsi di atas, masjid yang identik dengan warna putih ini bisa digunakan untuk prewedding. Tapi, ada beberapa aturan yang wajib ditaati oleh pasangan yang ingin melaksanakan foto prewedding. Hal tersebut bisa ditanyakan langsung kepada pengelola masjid. Itulah informasi mengenai Masjid Ramlie Musofa. Bagi teman traveler yang ingin berkunjung ke Masjid Ramlie Musofa, datang saja ke Jl. Danau Sunter Raya Selatan Blok I / 10 No. 12C – 14A, Sunter Agung, Tj. Priok, Jakarta Utara. Jadwal buka masjid setiap hari sejak waktu Subuh hingga malam hari sekira pukul 2130 WIB. Advertisement Tags Indonesia Jakarta Utara kontributor Masjid Ramlie Musofa Wisata
Laporan wartawan Pebby Adhe Liana JAKARTA - Sebuah masjid di wilayah Jakarta Utara bisa jadi referensi tempat wisata religi bagi Anda sambil ngabuburit menunggu waktu buka puasa. Masjid ini kalau diperhatikan dari depan sangat mirip dengan sebuah bangunan yang sangat terkenal di India. Memang, Masjid Ramlie Musofa dibangun dengan gaya mirip Taj Mahal. Masjid Ramlie Musofa terletak di Jalan Danau Sunter Raya, Sunter Agung, Jakarta Utara. Pendirinya, Haji Ramli Rasidin mengatakan, ia membangun masjid ini dengan filosofi yang terinspirasi dari keindahan Taj Mahal. Taj Mahal yang merupakan lambang cinta dari seorang raja terhadap istrinya. "Konsepnya, kita memang mengikuti Taj Mahal. Makanya sama persis dari luar. Dari Taj Mahal, diambil filosofinya," cerita Sofian Rasidin, anak Haji Ramli Rasidin, Jumat 23/4/2021. "Taj Mahal itu lambang cinta seorang raja terhadap istrinya. Pendiri pun, almarhum berharap masjid ini sebagai lambang cinta," imbuh dia. Masjid ini, dibangun oleh Ramli yang merupakan seorang mualaf. Diharapkan, dengan masjid ini bisa menjadi sebuah pembuktian cinta sang pemilik kepada Allah, kepada agama Islam, dan juga kepada keluarganya. Nama Ramlie Musofa juga diambil dari singkatan nama sang pemilik yakni Ramli, istrinya Lie, dan anak-anaknya yaitu Muhammad, Sofian, dan Fabian. Masjid ini diresmikan pada tahun 2016 dan terletak persis di sebrang waduk Sunter. Kalau traveler ke sini, kemegahan masjid sudah mulai terlihat dari bagian luarnya.
Awal Mula didirikannya Masjid Ramlie MusofaBangunan yang berada di seberang Danau Sunter, jakarta utara ini rupanya ialah sebuah Masjid. Masjid Ramlie Musofa yang memiliki kesan mewah dan menawan karena berarsitektur layaknya seperti monumen Taj mahal berpelitur putih itu mempunyai sebuah kubah berukuran besar yang dikelilingi sejumlah tiang-tiang kecil. Bagian luarnya dihias ornamen ukiran Ramlie rasidin merupakan pengusaha keturunan tionghoa . Saat remaja ia bermimpi ingin membangun sebuah masjid selama 40 tahun ramlie menyimpan pada akhirnya ia dapat mewujudkan mimpinya pada tahun 2011. Lima tahun berselang pembangunan masjidnya pun selesai dan diresmikan pada tahun ramlie diresmikan pada tanggal 15 mei 2016. Pembangunan masjid yang memiliki luas sekitar meter persegi ini mendatangkan bahan bangunan untuk mimbar berupa marmer dari turki dan yang beralamat di danau sunter selatan 1 blok 1/10 nomor 12 C 14 A, tanjung priok, jakarta utara ini dibangun oleh keluarga ramlie rasidin. Masjid ini juga mendatangkan ornamen ukiran khusus dari pulau ini terinspirasi dari kisah berdirinya monumen Taj Mahal. Taj mahal yang menceritakan tentang pembangunannya menjadi ajang perwujudan cinta antara seorang raja terhadap Ramlie membangun masjid ramlie memang sengaja di desain mirip seperti Taj Mahal. Menurut sofian, keluarganya memberikan buku soal arsitektur taj mahal pada arsitek yang membangun masjid ini menjadi inspirasi bagi pemilik Masjid ramli musofa ini berharap masjid ini sebagai pembuktian cinta terhadap Allah, islam dan keluarganya.“Beliau berharap masjid ini serupa taj mahal, tahan beratus tahun, tapi bukan bangunannya saja, orang-orang yang beribadah di sini juga tahan beratus tahun,” Ucap masjid ini juga berasal dari nama inisial keluarga sang pemilik masjid ramlie itu sendiri. Adapun lambang cinta sang pendiri kepada keluarganya tersembunyi dibalik nama masjid Merupakan gabungan awal nama ramlie rasidin dan sang istri lie njok kim. Sedangkan musofa diambil dari suku kata awal pada nama anaknya yakni muhammad, sofian Dan Masjid Ramlie Musofa Hingga SekarangPendirian masjid ternyata tidak hanya sebagai tempat beribadah. Tapi juga sebagai tempat pembimbing para mualaf untuk belajar islam lebih dalam itu di tunjukkan juga sebagai destinasi religi di kawasan jakarta utara. Pengunjung beragama lain pun bisa masuk ke masjid megah berwarna putih ini memadukan 4 unsur budaya yakni Indonesia, Tionghoa, India Dan Arab. Tiap budaya memiliki makan budaya yang berbeda, Seperti Arab mewakili agama tionghoa berasal dari latar belakang sang pemilik Dan budaya india dari kisah monumen Taj Mahal. Tak hanya unsur budaya saja yang ini dibuktikan di bagian depan Masjid ramlie Musofa akan disambut dengan ukiran al-fatihah yang menggunakan 3 bahasa sekaligus, yakni bahasa arab, Indonesia Dan dinding masjid juga terdapat ukiran kaligrafi yang menerangkan hari kiamat dan hari pembalasan. Serta doa-doa tujuannya adalah untuk mempermudah mualaf atau wisatawan asing yang berasal dari tionghoa saat berkunjung ke masjid ramlie Dan agar umat muslim senantiasa ingat kepada allah masjid yang didirikan oleh seorang mualaf Indonesia keturunan tionghoa ini akan ada beberapa bagian dari bangunannya yang dipenuhi unsur ornamen yang terpampang di kanan kiri dinding tangga ini menandakan sebagai penanda bahwa masjid ini di didirikan oleh mualaf keturunan tionghoa yaitu Ramlie mirip dengan monumen Taj Mahal ini Sama-sama memiliki 3 kubah. Komposisi letak dan perbandingan ukuran antara kubahnya juga menara kecil yang mengitari tiga kubahnya juga serupa mirip. Ditambah lagi semua bangunannya berwarna putih, membuat mata serasa melihat taj mahal mini lampu pijar semakin membuat bangunan ini memperlihatkan kecantikkannya. Di tambah lagi kubah yang bertuliskan allah dengan tulisan arab saat memasuki ruang itu setelah memasuki masjid, jamaah akan dengan mudah melihat bedug di samping kanan depan pintu. Bedug tersebut di khususkan dan berukuran cukup besar yang dipukul setiap sebelum di masjid ramlie akan terasa berbeda saat mengambil air wudhu. Hal ini di sebabkan karena adanya tempat duduk yang di khusus kan untuk para penyandang disabilitas dan lansia dalam di masjid ramli memiliki 3 lantai yang tersedia 2 lift. Pemilik masjid ramlie ini merupakan seorang ia berusia 19 tahun ramlie memutuskan untuk berpindah agama menjadi agama islam. Bukti cintanya kepada allah dan keluarga akhirnya ia tunjukkan dengan masjid yang memiliki arsitektur indah faktanya sering dijadikan tempat acara dimomen spesial bagi para pasangan pengantin. Selain beberapa fungsi diatas masjid yang identik serba putih ini sering digunakan untuk ada beberapa aturan yang wajib di taati oleh pasangan yang ingin melaksanakan foto prewedding. Hal tersebut akan dijelaskan langsung oleh pengelolah berkata “Siapapun bisa datang dan beribadah ke Masjid ini. Yang kami larang hanyalah menginap selebihnya silahkan beribadah atau hanya berkunjung. Masjid yang ramah bagi penyandang disabilitas itu membuka pintunya lebar-lebar bagi umuat non muslim sopan tak berbaju minim dan tidak mengganggy ibadah silahkan datang berkunjung. Gerbang kami bisa diketuk 24 jam” kata sofian.
JAKARTA, - Bangunan berpelitur putih itu berdiri menjulang di tengah deretan rumah-rumah besar di Jalan Danau Sunter Selatan, Jakarta Utara. Bangunan berlantai tiga itu mempunyai sebuah kubah berukuran besar yang dikelilingi sejumlah tiang-tiang kecil. Bagian luarnya dihiasi ornamen ukiran khas Arab. Sepintas, bangunan itu tampak seperti Taj Mahal yang termahsyur di India sana. Namun, bangunan yang berada di seberang Danau Sunter itu rupanya sebuah masjid bernama Masjid Ramlie Musofa. Pengurus Masjid Ramlie Musofa Sofian mengatakan, arsitektur masjid tersebut memang sengaja dibuat mirip Taj Mahal. "Idenya memang kita ambil dari Taj Mahal. Tetapi, mengapa Taj Mahal? Karena yang kita ambil dari Taj Mahal itu filosofinya," kata Sofian saat ditemui Sabtu 26/5/2018. Baca juga Al Osmani, Masjid Tertua di Medan yang Arsiteknya Orang Jerman Sofian mengatakan, pendiri Masjid Ramlie Musofa terinspirasi dari kisah berdirinya Taj Mahal yang menjadi monumen lambang cinta seorang raja terhadap istrinya. "Pendiri pun berharap masjid ini sebagai lambang cinta beliau terhadap Allah SWT yang pertama, lambang cinta beliau terhadap Islam yang kedua, lambanh cinta beliau terhadap keluarga yang ketiga," kata Sofian. Ramadhan D Tangga menuju pintu masuk Masjid Ramlie Musofa yang dihiasi pahatan Surat Al Fathihah dalam tiga bahasa di kedua nama Ramlie Musofa yang digunakan masjid tersebut juga berasal dari inisial keluarga pendirinya, yaitu Ra untuk Ramli Rasidin dan Lie untuk nama sang istri, Lie Njok Kim. Sementara itu, Mu berasal dari nama Muhammad sang anak pertama, So dari Sofian si anak kedua, dan Fa dari kata Fabian, nama anak ketiga. Aksara Cina Selain arsitektur yang menyerupai Taj Mahal, Masjid Ramlie Musofa mempunyai keunikan lain yaitu adanya kaligrafi surat Al Quran di dinding-dindingnya. Uniknya, surat tersebut dipahat dalam tiga bahasa, yaitu Bahasa Arab, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Mandarin. Sofian mengatakan, aksara Cina dihadirkan untuk menandakan bahwa masjid tersebut didirikan oleh keturunan Tionghoa. Ramadhan D Bacaan Surat Al Fathihah dalam Bahasa Indonesia, Arab, dan Mandarin dipahat di salah satu dinding di Masjid Ramlie Musofa, Jakarta Utara, Sabtu 26/5/2018. Di samping itu, kata Sofian, keberadaan kaligrafi surat Al Quran berbahasa Mandarin juga ditujukan memudahkan turis asal Cina yang ingin memahami Islam. "Mereka langsung paham dengan Bahasa Mandarin bahwa Islam itu mengajarkan kebaikan, mengajarkan kedamaian, memperingatkan tentang adanya hari akhir," kata Sofian. Baca juga Perjuangan Takmir Masjid Menyiapkan Air Bersih di Tengah Kekeringan Sofian menceritakan, masjid tersebut memang bukan tempat beribadah semata melainkan telah menjadi salah satu objek wisata. Pihaknya terbuka kepada siapa pun yang ingin berkunjung ke sana. "Kita open kok dengan agama lain, mereka sering ke mari bersama pemuka agama lain. Mereka sering datang berkunjung buat silaturahim sekalian foto-foto," kata Sofian. Masjid Ramlie Musofa buka setiap hari sejak waktu Subuh hingga malam hari sekira pukul "Tergantung pengunjung selesai foto-foto," kata Sofian. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
akad di masjid ramlie musofa